Jumat, 01 Mei 2020

MAQOMAT TAUBAT



            Tasawuf merupakan fenomena dalam islam yang bertujuan untuk membersihkan jiwa manusia untuk memiliki akhlak yang mulia, dengan jalan ini orang-orang dapat mengetahui tentang cara-cara melakukan pembersihan diri serta mengamalkan secara benar, para sufi dengan berbagai alirannya memiliki konsep tersendiri mengenai jalan menuju Tuhan dimulai dengan latihan rohaniyah lalu bertahap melalui berbagai fase atau maqomat (tingkatan) dan keadaan yang berakhir dengan mengenal ma’rifat terhadap Tuhan.
            Perjalanan menuju Tuhan ini agar memperoleh pengenalan yang disebut dengan kerangka irfani, untuk menuju kerangka ini tidak dilalui dengan jalan yang mudah melainkan melalui proses yang sangat panjang, proses ini biasa disebut sebagai maqom (tingkatan) dalam maqom ini akan akan mengantarkan para sufi menuju tingkat selanjutnya.
Maqom jamaknya maqomat yang dijalani para kaum Sufi umumnya berupa tobat, zuhud, faqr, sabar, syukur, rela dan tawakal namun disini kita akan membahas satu maqomat saja yaitu tobat.
            Maqomat sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya tempat orang berdiri atau pangkal yang mulia, maqomat sering disebut juga dengan stage dalam bahasa inggris yang artinya tangga, sedangkan dalam ilmu Tasawuf maqomat berarti kedudukan hamba dalam pandangan Allah berdasar apa yang telah diusahakan.

Pengertian Taubat dan Keterkaitan dengan Maqomat
            Taubat secara bahasa berarti “Kembali” secara istilah Taubat adalah rasa penyesalan sungguh-sungguh dalam hati yang disertai oleh permohonan ampunan dan meninggalkan segala perbuatan yang menimbulkan dosa, konsep tobat ini banyak sekali kebanyakan sufi menjadikan tobat sebagai perhentian awal untuk menuju jalan Tuhan, pada tingkat rendah dosa ini menyangkut pada sebuah kesalahan yang dibuat jasad, tobat ini adalah sebagai usaha menyadarkan kembali akan jiwa yang bersalah, tobat dalam tingkatan ini adalah penolakan terhadap yang lain sehingga dapat memalingkan kita dari Allah. Maqom yang pertama yang harus ditempuh oleh kaum sufi adalah taubat dan semua ahli sufi sepakat dengan hal ini mereka memandang bahwa tobat adalah langkah awal kesadaran menuju tingkatan selanjutnya.

Urgensi
            Taubat yang diterima Allah adalah taubat orang yang mengerjakan kejahatan lalu bertaubat dengan segera, taubat ini hukumnya wajib bagisetiap orang yang melakukan kesalahan, taubat yang diterima oleh Allah adalah taubat yang sesungguhnya yaitu taubatan Nasuha, syarat taubat nasuha antara lain : meninggalkan perbuatan maksiat, menyesali perbuatan, berniat sungguh-sungguh untuk tidak melakukannya lagi. Ini jika dosa tidak ada sangkut pautnya terhadap manusia, jika ada kaitannya maka ditambahkan : menyelesaikan perkara hak yang dimaksud seperti jika berupa harta dikembalikan pada yang punya jika berupa saksi/tuduhan segera meminta maaf dan jika bergibah meminta maaf pada yang dighibahinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar