Jumat, 01 Mei 2020

العَدَالَةُ فِي الإِسْلاْمِ



إِنَّ أَهَمَّ دَعَائِمِ السَّعَادَةُ الَّتِيْ يَسْعَى إِلَيْهَا البَشَرُ هُوَ أَنْ يَطْمَئِنَّ النَاسُ عَلَى حُقُوْقِهِمْ، وَ أَنْ يَسْتَقِرَّ العَدْلُ فِيْمَا بَيْنَـهُـمْ. وَ إِنَّا لَا نَكَادُ نَعْرِفُ شَيْئًا أَبْعَثَ لِلشَّقَاءِ وَ الفِتَنِ، وَ أَنْـفَى لِلهَدُوْءِ وَ الإِطْمِئْنَانِ بَيْنَ الأَفْرَادِ وَ الجَمَاعَاتِ مِنْ سَلْبِ الحُقُوْقِ، وَاغْتِيَالِ الأَقْوِيَاءِ حُقُوْقَ الضُّعَفَاءِ، وَ تَسَلُّطِ الجَبَّرِيْنَ عَلَى الآمِنِيْنَ المُسَالِمِيْنَ. وَ لَيْسَ مِنْ رَيْبٍ فِيْ أَنَّ هٰذِهِ الظَوَاهِرَ أَشَدُّ مَا يَقْطَعُ الصِّلاَتِ، وَ يَغْرِسُ الأَحْقَادَ، وَ يُثِيْرُ الإِنْـتِـقَامَ، وَ يُـهــــَدِّدُ المُجْتَمِعَ  

مَكَانَةُ العَدْلِ فِيْ القُرْآنِ:
وَ قَدْ كَانَ فِيْ أَوَّلِ مَا قَرَّرَهُ الإِسْلَامُ حِفْظاً لِكِيَانِ المُجْتَمَعِ البَشَرِيِّ مَبْدَأُ العَدْلَ بَيْنَ النَاسِ. وَ قَدْ عُنِيَ بِهِ القُرْآنُ الكَرِيْمُ و حَذَّرَ مِنْ مُقَابِلِهِ وَ هُوَ الظُلْمُ. وَ أَمَرَ بِهِ عَامًّا حَتَّى مَعَ الأَعْدَاءِ
{وَ لاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَئَانُ قَوْمٍ عَلَى اَلَّا تَعْدِلُوْا، إِعْدِلُوْا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّـقْـوَى}
وَ مِنْ هُنَا، جَعَلَ اللّٰهُ العَدْلَ وَاسِطَةَ حَبَّاتِ العِقْدِ الَّذِي كَوَّنَ بِهِ لِرَسُوْلِ مَنْـهـَجَ الدَّعْوَةِ الإِصْلَاحِيَّةِ، الَّتِي حَمَّلَهَا إِيَّاهُ إِنْقَاذاً لِلبَشَرِيَّةِ مِنْ ظُلُمَاتِ الجَهْلِ وَ البَغْيِ وَ العُدْوَانِ
{فَلِذٰ لِكَ فَادْعُ وَاسْتَقِمْ كَـمَـا أُمِرْتَ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَ قُلْ آمَنْتُ بِمَا أَنْزَلَ اللّٰهُ مِنْ كِتَابٍ وَ أُمِرْتُ لأَعْدِلَ بَيْنَكُمْ}
أَمَرَ القُرْآنُ الكَرِيْمُ بِالعَدْلِ أَمْرًا عَامًا، دُوْنَ تَخْصِيْصٍ بِنَوْعٍ دُوْنَ نَوْعٍ، وَ لَا بِطَائِفَةٍ دُوْنَ طَائِفَةٍ، لِأَنَّ العَدْلَ نِظَامُ اللّٰهِ وَ شَرْعِهِ، وَ النَّاسُ عِبَادُهُ و خَلْقُهُ يَسْتَوُوْنَ أَمَامَ عَدْلِهِ وَ حُكْمِهِ.
{وَ مَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَ هُوَ مُؤْمِنٌ فَأُلَئِكَ يَدْخُلُوْنَ الجَنَّةَ وَ لَا يُظْلَمُوْنَ نَقِيْرًا}
وَضَعَ اللّٰهُ العَدْلَ هَكَذَا، وَ جَعَلَ إِقْرَارَهُ بَيْنَ النَّاسِ الهَدَفَ مِنْ بَعْثِ الرُّسُلِ وَ إِنْزَلِ الشَّرَائِعِ وَ الأَحْكَامِ
{لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالبَيِّنَاتِ وَ أَنْزَلْنَا مَعَهُمْ الكِتَابَ وَ المِيْزَانَ لِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالقِسْطِ وَ أَنْزَلْنَا الحَدِيْدَ فِيْهِ بَأسٌ شَدِيْدٌ وَ مَنَافِعُ لِلنَّاسِ}
وَ لَقَدْ نَرَى فِيْ ذِكْرِ الحَدِيْدِ هُنَا إِيْحَاءً قَوِيًّا وَاضِحًا إِلَى اَنَّ إِقْرَارَ العَدْلِ فِيْمَا بَيْنَ النَّاسِ وَاجِبٌ إِلَهِيٌّ مُحَتَّمٌ لِلقَائِمِيْنَ بِهِ أَنْ يَسْتَعِيْنُوْا عَلَيْهِ بِاسْتِعْمَالِ القُوَّةِ الَّتِي سَخَّرَ لَهَا وَلِآلَاتِـهـَا الحَدْيْدَ وَ هُوَ ذُوْ البَأْسِ الشَّدِيْدِ. 
Keadilan Didalam Islam

Sesungguhnya pilar-pilar kebahagiaan yang paling penting yang mana manusia berusaha mencarinya, adalah bahwa manusia merasa tentram atas hak-hak mereka, dan dengan menegakkan keadilan diantara mereka. Dan sesungguhnya kita hampir saja tidak mengetahui sesuatu yang lebih mendorong kepada sesuatu yang menimbulkan kesengsaraan dan fitnah,  dan lebih meniadakan  pada ketenangan dan ketentraman antara beberapa individu maupun kelompok (masyarakat) daripada perampasan hak, dan pembunuhan oleh orang yang mempunyai kekuatan terhadap hak-hak orang yang lemah,  serta tiran (orang yang sewenang-wenang) yang mengganggu terhadap keamanan dan kedamaian. Dan tidak diragukan lagi bahwa dalam fenomena ini lebih jelas kepada memotong tali persaudaraan, menanamkan kebencian, menimbulkan dendam, dan mengancam masyarakat.    

Kedudukan keadilan dalam Al-Quran:
Dan sungguh telah ada pada mula sesuatu yang ditetapkan islam (yaitu) pemeliharaan terhadap eksistensi (keberadaan) masyarakat manusia dengan norma keadilan diantara mereka. Sungguh Al-Quran telah memperhatikan (keadilan) dan memperingatkan dengan padanannya yaitu kedzaliman. Dan Al-Quran telah memerintahkan (untuk berlaku adil) dengan menyeluruh meskipun terhadap musuh-musuh

(Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk tidak berlaku adil. Berlaku adillah! Karena adil itu lebih dekat kepada takwa)
Dan dari sini, Allah menjadikan keadilan kepada rasul-Nya sebagai benih ikatan perantara yang membentuk (dengan keadilan tersebut) sebuah metode dakwah yang bersifat memperbaiki, yang (metode dakwah itu) dibawanya sebagai penyelamat umat manusia dari gelapnya kebodohan, kedengkian, dan permusuhan.

(Maka karena itu, serulah (mereka kepada agama ini) dan tetaplah sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti nafsu mereka dan katakanlah "aku beriman kepada semua kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan supaya aku berlaku adil diantara kalian")
Al-Qur'an memerintahkan untuk berbuat adil dengan perintah yang umum (menyeluruh) tanpa mengistimewakan dengan jenis orang tertentu, ataupun sekte-sekte tertentu. Karena keadilan adalah aturan Allah dan syariat-Nya, dan manusia adalah hamba-Nya yang mereka setara dihadapan keadilan dan hukum-Nya.

(Dan barang siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedangkan ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk kedalam surga dan mereka tidak dianiyaya walau sedikitpun.)
Allah menempatkan keadilan demikian, dan menjadikan ketetapan keadilan tersebut sebagai tujuan dari diutusnya rasul-rasul dan diturunkannya syariat² dan hukum².

(Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah kami turunkan bersama mereka al-kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan, dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia)
Sungguh telah kita lihat dalam peringatan di surat Al-hadid disini, yang merupakan isyarat yang kuat dan jelas bahwa ketetapan keadilan diantara manusia adalah tugas ketuhanan yang diharuskan bagi penegaknya dengan (tugas) itu dengan mereka meminta pertolongan atasnya dengan penggunaan kekuatan yang dia telah menundukan kekuatan dan alat-alatnya yaitu besi, dan Dia adalah Pemilik kekuatan yang besar.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar